Hunian dan kontrak
🏠

Pajak kepemilikan rumah Korea 2026: pisahkan pajak properti dan pajak komprehensif

Pisahkan pajak per rumah dan per orang memakai nilai resmi, rasio 2026, serta contoh dua rumah yang jelas dengan batas perhitungan sebelum kredit.

Pajak kepemilikan rumah Korea 2026: pisahkan pajak properti dan pajak komprehensif
Tinjau pajak properti per rumah dan pajak kepemilikan real estat komprehensif berdasarkan properti setiap orang di seluruh negeri. Pengurang dan dasar pajaknya berbeda. Pajak komprehensif bukan hasil menjumlahkan kembali tagihan pajak properti.

Satu orang dengan dua rumah dan pasangan yang berbagi kepemilikan satu rumah bisa menghadapi perhitungan berbeda meski nilai resmi totalnya sama. Panduan ini menyusun masukan pajak perumahan 2026 serta menghitung dasar dan pajak komprehensif sebelum kredit. Kewajiban akhir masih memerlukan kredit atas bagian pajak properti yang tumpang tindih dan penyesuaian pribadi. Sistem yang dibahas adalah Korea Selatan.

Perumahan untuk meninjau biaya kepemilikan tahunan

Nilai dan kepemilikan siapa yang dicatat?

Mulai dari kepemilikan pada tanggal penilaian tahunan, 1 Juni. Catat nilai resmi tahun tersebut, porsi kepemilikan, dan jumlah rumah, bukan harga penawaran. Porsi milik satu orang di berbagai wilayah dapat digabung secara nasional untuk pajak komprehensif. Jangan otomatis menggabungkan milik suami-istri seolah-olah satu orang.

NTS mencantumkan pengurang perumahan umum KRW 900 000 000 dan KRW 1 200 000 000 bagi pemilik yang memenuhi syarat satu rumah tangga dengan satu rumah. Badan usaha dan tanah memakai sistem berbeda. Periksa ringkasan pajak real estat komprehensif NTS, kepemilikan keluarga lainnya, dan permohonan perlakuan khusus.

MasukanContoh AContoh B
KepemilikanSatu orang memiliki dua rumahPemilik tunggal yang memenuhi syarat satu rumah tangga, satu rumah
Nilai resmiMasing-masing KRW 800 juta; total KRW 1600 jutaKRW 1100 juta
Pengurang rumahKRW 900 jutaKRW 1200 juta
Sisa positif setelah pengurangKRW 700 jutaNol

Dasar pajak komprehensif rumah sebesar nol pada B tidak menghapus pajak properti. Karena itu keduanya harus dipisahkan. Contoh mengasumsikan tidak ada properti lain atau pengaturan hukum yang tidak biasa.

Rasio mana untuk dasar pajak properti?

Rasio umum rumah adalah 60%. Rumah yang secara hukum diakui sebagai satu-satunya rumah dalam satu rumah tangga pada 2026 menggunakan 43% untuk nilai resmi hingga KRW 300 juta, 44% di atas KRW 300 juta sampai KRW 600 juta, dan 45% di atas KRW 600 juta. Ini memilih satu rasio untuk seluruh rumah, bukan tarif progresif untuk potongan nilai terpisah. Lihat Pasal 109 yang berlaku sejak Juli 2026.

Untuk satu rumah A dengan rasio umum, KRW 800 juta×60%=KRW 480 juta. Sebelum keringanan dan batas, pajak properti pokok biasa adalah 570 000+(480 000 000−300 000 000)×0.004=1 290 000 won. Dua rumah identik menghasilkan KRW 2 580 000. Komponen wilayah perkotaan, pajak pendidikan lokal, keringanan, dan batas dasar pajak belum diterapkan.

Bagaimana menghitung dasar komprehensif dan pajak sebelum kredit?

NTS menerapkan 60% pada jumlah setelah pengurang rumah. Dasar A adalah (KRW 1600 juta−KRW 900 juta)×60%=KRW 420 juta. Ini berbeda dari dasar pajak properti KRW 480 juta untuk setiap rumah. Lihat panduan perhitungan dan tarif NTS.

Dalam tarif untuk hingga dua rumah, 0.5% pada KRW 300 juta pertama dan 0.7% pada KRW 120 juta sisanya memberi 1 500 000+840 000=KRW 2 340 000. Angka ini tahap sebelum kredit, bukan tagihan akhir. Kredit bagian pajak properti yang tumpang tindih, kredit yang berlaku, batas beban, dan pajak khusus pedesaan perlu dihitung terpisah.

Mengurangi seluruh tagihan pajak properti juga salah. Bagian yang tumpang tindih dihitung menurut ketentuan hukum. Mengurangi manual kredit yang sudah tercermin pada pemberitahuan akan menguranginya dua kali.

Cara praktis: hubungkan tabel per rumah dengan tabel per orang

Tabel pertama mencatat alamat, nilai resmi, porsi, dan rincian pajak properti. Tabel kedua mencatat total nilai porsi masing-masing pemilik serta pengurang yang berlaku. Nilai gabungan dua rumah menghilangkan informasi kepemilikan; tagihan properti sendiri tidak menunjukkan penggabungan nasional. Pada A, KRW 480 juta mengawali pajak satu rumah, sedangkan KRW 420 juta mengawali pajak komprehensif satu orang. Pertahankan judul kolom meskipun nilainya tampak mirip.

Pemindahan hak atau hibah dapat menimbulkan pajak lain dan biaya pendaftaran. Jangan memilih transaksi penghematan pajak berdasarkan lembar ini saja. Siapkan nilai resmi, porsi, pemberitahuan terdahulu, dan bukti jumlah rumah untuk menanyakan secara tepat kepada otoritas mengapa angkanya berbeda.

Pertanyaan umum

Q. Apakah rumah KRW 1100 juta bebas pajak komprehensif?

Itu hanya sesuai contoh jika syarat pengurang satu rumah KRW 1200 juta terpenuhi. Kepemilikan lain dan struktur hak juga berpengaruh.

Q. Mengapa pajak komprehensif bisa menyusul pajak properti?

Strukturnya berbeda. Kredit berdasarkan hukum menangani bagian yang tumpang tindih, bukan sekadar memungut semua jumlah yang sama dua kali.

Q. Apakah porsi pasangan selalu digabung?

Kerangka awalnya per orang. Perlakuan khusus satu rumah milik bersama dan kelayakan rumah tangga perlu diperiksa terpisah.

Q. Apakah rasio 44% juga untuk pajak komprehensif?

Tidak. Jumlah dan aturan rasionya berbeda. Pisahkan tabel properti per rumah dari tabel komprehensif per orang.

Q. Apakah KRW 2 340 000 tagihan komprehensif sebenarnya?

Tidak. Itu sebelum kredit tumpang tindih dan penyesuaian lain. Tandai sebagai langkah antara ketika membandingkan pemberitahuan.

Q. Apakah hitungan ini membenarkan penggantian pemilik segera?

Tidak. Pajak perolehan, hibah atau pengalihan dan hak hukum bisa berubah. Tinjau seluruh biaya pribadi dengan nasihat profesional yang tepat.

Simpan dua tabel verifikasi

Isi dua tabel dengan data sendiri: pajak per properti alamat | pemilik dan porsi pada 1 Juni | nilai resmi | rasio dan batas | pajak utama | pajak pendidikan | biaya wilayah kota | pajak fasilitas lokal | pembayaran Juli/September; pajak properti per orang pemilik | total porsi rumah nasional | jumlah rumah | kelayakan potongan 900 juta/1,2 miliar | rasio | dasar pajak | tingkat | kredit pajak properti | pemeriksaan akhir. Jangan menaruh 800 juta×60%=480 juta dan (1,6 miliar−900 juta)×60%=420 juta di sel yang sama. Cocokkan kedua tabel secara terpisah dengan pemberitahuan pajak.

Terkait