SEO · Web Dev
🚀

Vercel vs Cloudflare Pages: Free Plan Limits and Practical Choice

Compare Vercel and Cloudflare Pages free plan limits, cost triggers, SEO impact, and practical choices for static sites and Next.js apps.

Vercel vs Cloudflare Pages: Free Plan Limits and Practical Choice
Photo by Alexandre Debieve on Unsplash
Deployment platform comparison

Vercel vs Cloudflare Pages: biaya, performa, dan DX 2026

Ringkasan

Pada proyek kecil, Vercel dan Cloudflare Pages terlihat sama. Hubungkan Git, push kode, dapatkan preview, pasang domain, lalu distribusikan lewat jaringan global. Perbedaannya muncul saat aplikasi mulai dinamis. Vercel dibangun sangat dekat dengan Next.js, preview deployment, optimasi gambar, ISR, log, dan analytics. Cloudflare Pages lebih dekat ke platform edge dengan DNS, CDN, Workers, D1, KV, R2, dan aturan cache.

Biaya

Vercel Hobby gratis dan Pro mulai 20 dolar per bulan plus penggunaan. Harga resmi menampilkan kuota seperti 1M edge requests dan 100GB fast data transfer di Hobby, serta 10M edge requests dan 1TB transfer di Pro. Dalam aplikasi nyata, perhatikan data transfer, image transformations, active CPU function, provisioned memory, invocations, ISR reads, ISR writes, dan build minutes.

Cloudflare Pages sangat menarik untuk konten statis. Free plan memiliki batas 500 builds per bulan, 1 build bersamaan, 100 custom domains per project, dan 20,000 files. Untuk fitur dinamis, biasanya masuk ke Pages Functions atau Workers. Workers memberi 100,000 requests per hari dan 10ms CPU per request di free tier; paid usage sekitar 0.30 dolar per juta requests dan 0.02 dolar per juta CPU ms. D1, R2, KV, dan Durable Objects punya meter sendiri.

Performa

Untuk asset statis, keduanya cepat. Yang penting adalah cache miss. Cloudflare unggul saat request perlu diproses di edge, cache perlu dikontrol detail, atau data disimpan dekat dengan jaringan Cloudflare. Vercel unggul saat performa bergantung pada fitur Next.js seperti App Router, image optimization, ISR, preview, logs, dan Speed Insights.

Developer experience

Vercel lebih mudah untuk tim produk. Pull request langsung punya URL, rollback jelas, environment variables mudah dikelola, dan stakeholder bisa review tanpa memahami infrastruktur. Cloudflare lebih cocok untuk engineer yang ingin kontrol. Wrangler, Workers, D1, dan R2 sangat fleksibel, tetapi SSR kompleks perlu memeriksa Workers runtime, OpenNext, dan kompatibilitas Node API.

Rekomendasi

Pilih Cloudflare Pages untuk blog, dokumentasi, landing page, tools publik, dan konten yang sangat cacheable. Pilih Vercel untuk SaaS Next.js, dashboard login, review preview yang sering, dan tim yang mengejar kecepatan produk. Pada sistem besar, pisahkan beban: Cloudflare untuk DNS, static content, assets, dan edge rules; Vercel untuk aplikasi inti.

FAQ

Apakah Cloudflare lebih murah

Untuk statis biasanya ya. Untuk dinamis, lihat Workers, D1, R2, KV, dan pola traffic.

Apakah Next.js wajib di Vercel

Tidak. Vercel hanya opsi paling mulus untuk banyak fitur Next.js modern.

Mana yang lebih cepat

Untuk statis, keduanya cepat. Cloudflare kuat di edge control; Vercel kuat di pengiriman Next.js.

Apa yang dipantau di Vercel

Transfer, image transformations, function CPU, memory, invocations, ISR, dan build minutes.

Apa yang dipantau di Cloudflare

Workers requests, CPU time, D1 rows, R2 operations, KV usage, dan builds.

Pilihan akhir

Cloudflare Pages untuk biaya dan cache statis; Vercel untuk DX Next.js dan kolaborasi tim.

Useful internal links: Core Web Vitals guide, Next.js metadata guide, DNS setup guide, Cloudflare Pages hosting guide, Tailwind CSS 4 guide.

Sources: Vercel Pricing, Cloudflare Pages Limits, Cloudflare Workers Pricing.

🔧 Related Free Tools

Terkait