IT
🌐

Panduan Lengkap Pengaturan DNS — Penjelasan Mudah tentang A Record, CNAME, dan Name Server

USD/JPY分散は、為替急変局面で一方通貨の過大シェアを防ぎ、月次の再バランスと上限規則で感情的な一括投資を抑える実践設計です。

Panduan Lengkap Pengaturan DNS — Penjelasan Mudah tentang A Record, CNAME, dan Name Server

Ringkasan Kunci

  • DNS (Domain Name System) adalah 'buku telepon' internet yang mengubah alamat domain menjadi alamat IP.
  • Setiap jenis record memiliki peran yang berbeda: A Record (menghubungkan alamat IPv4), AAAA Record (IPv6), CNAME (alias domain), MX (routing email), TXT (verifikasi kepemilikan·SPF, dll).
  • Perubahan Name Server (NS) dilakukan di lembaga pendaftaran domain, sedangkan pengeditan record dilakukan di panel penyedia DNS (Cloudflare, Route 53, dll).
  • Semakin rendah TTL, semakin cepat perubahan diterapkan, tetapi beban server meningkat.
  • Penyebaran DNS (Propagation) dapat memakan waktu hingga 48 jam untuk menyebar ke server di seluruh dunia.
  • Sebelum melakukan pengaturan, periksa record saat ini terlebih dahulu menggunakan alat DNS Lookup.

Apa itu DNS? Mengapa Diperlukan?

person holding paper near pen

Ketika kita memasukkan www.example.com di browser, komputer harus menemukan alamat IP sebenarnya yang tersembunyi di balik alamat tersebut (misalnya 93.184.216.34). Karena sulit bagi manusia untuk mengingat angka IP, kita memerlukan sistem yang mengubah nama domain menjadi alamat IP. Inilah yang disebut DNS (Domain Name System).

DNS terdiri dari ribuan server yang tersebar di seluruh dunia dan membentuk struktur hierarkis.

  1. 1Root DNS Server — Tingkat tertinggi. Dijalankan oleh 13 cluster di seluruh dunia.
  2. 2TLD (Top-Level Domain) Server — Server untuk jenis domain seperti .com, .kr, .io, dll.
  3. 3Authoritative DNS Server — Server yang benar-benar menyimpan record untuk domain tertentu. Cloudflare, Route 53, dan Gandi DNS termasuk dalam kategori ini.
  4. 4Recursive DNS Resolver — Server perantara yang disediakan oleh penyedia internet (ISP) pengguna atau Google (8.8.8.8), Cloudflare (1.1.1.1). Server ini menjelajahi lapisan di atasnya dan menyimpan hasilnya dalam cache.

Berkat struktur ini, miliaran permintaan domain di seluruh dunia dapat diproses dengan cepat.


Analisis Lengkap Jenis Record DNS

low angle photo city high rise buildings during daytime

Record DNS adalah entri yang menyimpan berbagai informasi tentang domain. Karena setiap jenis memiliki peran yang berbeda, mari kita lihat satu per satu.

A Record (Address Record)

Record paling dasar. Menghubungkan domain ke alamat IPv4.

NamaTipeNilaiTTL
example.comA93.184.216.343600
www.example.comA93.184.216.343600
  • Dapat diatur untuk domain root (example.com) dan subdomain (www, blog, api, dll).
  • Mendaftarkan beberapa A Record untuk satu domain dapat memberikan efek round-robin load balancing.

AAAA Record

Sama dengan A Record tetapi menunjuk ke alamat IPv6. Alamat IPv6 memiliki bentuk yang panjang dan kompleks seperti 2606:2800:220:1:248:1893:25c8:1946. Jika layanan memerlukan dukungan IPv6, Anda harus mengatur AAAA Record bersamaan dengan A Record.

CNAME Record (Canonical Name)

Record alias yang menghubungkan domain ke domain lain. Nilai yang dimiliki bukan alamat IP, melainkan nama domain.

NamaTipeNilaiTTL
www.example.comCNAMEexample.com3600
blog.example.comCNAMEmyblog.github.io3600
shop.example.comCNAMEmystore.myshopify.com3600

Pembatasan Kunci CNAME: CNAME tidak dapat digunakan untuk domain root (example.com, @). Untuk domain root, harus menggunakan A atau AAAA Record. Namun, layanan seperti Cloudflare menyediakan fitur CNAME Flattening yang memprosesnya secara internal.

MX Record (Mail Exchange)

Menentukan server email yang menerima email. Angka prioritas (Priority) yang lebih rendah akan dicoba terlebih dahulu.

NamaTipePrioritasNilaiTTL
example.comMX1aspmx.l.google.com3600
example.comMX5alt1.aspmx.l.google.com3600

Harus diatur saat menghubungkan layanan email seperti Google Workspace atau Microsoft 365.

TXT Record (Text Record)

Menyimpan informasi dalam bentuk teks untuk domain. Umumnya digunakan untuk:

  • Verifikasi kepemilikan domain: Diperlukan oleh Google Search Console, GitHub Pages, dll.
  • SPF (Sender Policy Framework): Menyatakan server pengirim email untuk membantu memblokir spam.

- Contoh: v=spf1 include:_spf.google.com ~all

  • DKIM: Mendaftarkan kunci tanda tangan digital email.
  • DMARC: Menyatakan kebijakan verifikasi email.

NS Record (Name Server)

Menunjukkan server yang mengelola DNS untuk domain tersebut. Diubah di lembaga pendaftaran domain (registrar) dan merupakan pengaturan tertinggi yang menentukan 'pemilik' semua record.

SOA Record (Start of Authority)

Record yang menyimpan informasi manajemen untuk zona DNS. Jarang diedit secara langsung, tetapi mencakup nomor seri, interval penyegaran, dll.


Apa itu Name Server dan Bagaimana Cara Mengaturnya?

person putting money business finance

Peran Name Server

Name Server adalah server yang menyimpan dan merespons semua record DNS untuk domain tertentu. Misalnya, jika Anda memilih Cloudflare sebagai penyedia DNS, alamat name server yang akan diberikan adalah:

ava.ns.cloudflare.com
rick.ns.cloudflare.com

Prosedur Mengubah Name Server

  1. 1Masuk ke halaman pengelolaan lembaga pendaftaran domain (Gandi, WhoIs, Namecheap, GoDaddy, dll).
  2. 2Temukan opsi Mengubah Name Server di pengaturan domain tersebut.
  3. 3Hapus name server yang ada dan ganti dengan alamat yang diberikan oleh penyedia DNS baru (misalnya Cloudflare).
  4. 4Simpan dan tunggu hingga 48 jam untuk penyebaran selesai.

Catatan: Mengubah name server akan membatalkan semua record dari penyedia DNS yang ada. Pastikan untuk memindahkan record ke panel penyedia baru sebelumnya untuk menghindari gangguan layanan.


Apa itu TTL? Berapa yang Harus Ditetapkan?

person wearing suit reading business newspaper

TTL (Time To Live) adalah waktu (dalam detik) di mana record DNS disimpan dalam cache resolver. Misalnya, jika TTL adalah 3600, record akan disimpan selama 1 jam.

Nilai TTLWaktu NyataSituasi yang Sesuai
601 menitSebelum pemindahan server, tepat sebelum migrasi
3005 menitLingkungan pengembangan yang sering berubah
36001 jamLingkungan operasi umum (disarankan)
8640024 jamProduksi stabil tanpa perubahan

Strategi Manajemen TTL:

  • Turunkan TTL menjadi 300 detik 1-2 hari sebelum pemindahan server agar perubahan dapat disebarkan dengan cepat saat pemindahan sebenarnya dilakukan.
  • Setelah pemindahan selesai dan stabil, tingkatkan TTL kembali menjadi 3600-86400.

Apa itu Penyebaran DNS? Mengapa Memakan Waktu?

Alasan mengapa perubahan DNS tidak langsung diterapkan kepada pengguna di seluruh dunia adalah karena cache. Setiap server resolver menyimpan record sebelumnya hingga TTL kedaluwarsa. Jadi:

  • Jika TTL adalah 3600, setelah perubahan, alamat lama dapat diakses hingga 1 jam.
  • Waktu pembaruan cache berbeda-beda tergantung negara dan ISP, sehingga beberapa daerah mungkin lebih cepat terupdate daripada yang lain.
  • Harapkan hingga 48 jam untuk penyebaran penuh di seluruh dunia.

Anda dapat memeriksa status penyebaran saat ini menggunakan alat DNS Lookup.


Contoh Pengaturan Praktis di Cloudflare dan AWS Route 53

Menambahkan A Record di Cloudflare

  1. 1Dashboard Cloudflare → Pilih domain → Klik tab DNS.
  2. 2Klik tombol Add record.
  3. 3Tipe: A, Nama: @ (root) atau www, Alamat IPv4: Masukkan IP server.
  4. 4Status Proxy: Pilih awan oranye (aktifkan proxy) atau awan abu-abu (hanya DNS).

- Jika proxy diaktifkan, perlindungan CDN dan DDoS Cloudflare akan diterapkan.

  1. 1TTL akan otomatis diset ke (Auto) saat proxy diaktifkan.
  2. 2Klik Save.

Memanfaatkan CNAME Flattening: Cloudflare memungkinkan pengaturan yang berfungsi seperti CNAME pada domain root (@). Pilih nama @, tipe CNAME, dan masukkan domain target, maka secara internal akan diubah menjadi A Record.

Menambahkan Record di AWS Route 53

  1. 1Konsol AWS → Route 53Hosted zones → Pilih domain.
  2. 2Klik Create record.
  3. 3Nama record: Masukkan subdomain (biarkan kosong jika root).
  4. 4**Recor

🔧 Related Free Tools

Terkait